Pondok Wali Barokah LDII Kota Kediri
Di Kabupaten Kediri, ada sekitar 60 ribu jiwa lebih yang harus dievakuasi jika terjadi erupsi pada Gunung Kelud. Mereka adalah warga di 4 kecamatan yang terdampak langsung bencana letusan. Yaitu dari Kecamatan Ngancar, Kepung, Plosoklaten, dan Puncu.
Gunung Kelud mengalami erupsi, setelah sebelumnya terjadi gempa tremor sampai 6 jam. Gunung itu dinyatakan erupsi sekitar pukul 22.50 WIB, setelah statusnya naik dari semula waspada menjadi awas.
Foto Kondisi di Pondok Wali Barokah Kediri, diambil dari menara pondok
Air mata belum juga kering karena bencana. Bencana masih terus membuat kita meneteskan airmata, keringat bahkan meneteskan darah. ini hanya merupakan “sebagian” ujian dari-Nya maka terpikirkah dibenak bagaimana jika Allah menimpakan seluruh ujian-Nya? . Matahari satu jengkal dari kepala manusia, manusia dibanjiri oleh keringatnya serta gunung-gunung seperti bulu yang bertebaran.
“Dan hari kiamat terjadi ketika dua orang telah menyerahkan pakaiannya sehingga keduanya tidak lagi melakukan jual beli dan melipatnya, dan hari kiamat terjadi ketika seseorang telah mengambil susu perahannya dan ia tak jadi menyantapnya, dan hari kiamat terjadi ketika seseorang menuju telaganya dan ia tidak jadi meminumnya, dan hari kiamat terjadi ketika seseorang diantara kalian telah mengangkat suapannya ke mulutnya dan ia tidak jadi menyantapnya." HR Bukhori
“Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya. Apabila matahari telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua manusia akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu.” HR. Bukhori
Musibah dan cobaan tidak pandang bulu, tidak mengenal waktu, tidak mengenal tingkat keimanan. Allah Maha Adil dan tidak pernah zhalim pada setiap hamba-Nya. Hanya Allah yang Maha Pengatur, semua kiamat sugro ini tentu telah tertulis di kitab Lauhil Mahfudz.
(MT Abdillahsyam’/LINES)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar