Minggu, 16 Maret 2014

tugas ind



"Daur Ulang Limbah Kertas"



Yayasan Prisma Sanjaya


Oleh :hagi langga firdaus
Kelas : xi-ipa-2
Alamat: lingk pakupatan RT:03 RW:04


KATA PENGANTAR
            Alhamdulillah saya panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT. Yang telah memberikan Rahmat Inayah serta Magfirah kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan pembukuan ini sebagai hasil laporan kegiatan daur ulang kertas koran menjadi karton.

            Adapun penulisan laporan ini bertujuan untuk membuktikan bahwa Dalam kehidupan kita tak terlepas dengan kertas terutama koran. Banyak sekali kertas dibuang sia - sia, tanpa dikelolah dengan baik. Misalnya koran jenis kertas yang mudah hancur dengan air. Di lingkungan kita koran merupakan alat informasi utama yang habis dipakai dibuang. Kalau diamati bisa di daur ulang menjadi kerajinan tangan & bermacam - macam bentuk.
Dalam penulisan laporan ini, berbagai hambatan telah penulis alami. Oleh karena itu, terselesaikannya laporan ini tentu saja bukan karena kemampuan penulis semata - mata. Namun karena adanya dukungan dan bantuan dari pihak - pihak yang terkait.
Sehubungan dengan hal tersebut, perlu kiranya penulis dengan ketulusan hati mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, yang telah membantu menyelesaikan laporan ini.
Dalam penyusunan laporan ini, penulis menyadari pengetahuan dan pengalaman penulis masih sangat terbatas. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan adanya kritik dan saran dari berbagai pihak agar laporan ini lebih baik dan bermanfaat.





Daftar isi
Halaman Judul..............................................................................................................i
Kata Pengantar............................................................................................................ii
Daftar Isi......................................................................................................................iii
Bab I Pendahuluan......................................................................................................1
  1. Latar Belakang Masalah.....................................................................................1.1
  2. tujuan penulisan..................................................................................................1.2
 3.  Mamfaat penulisan.............................................................................................1.3
 4.  Rumusan masalah..............................................................................................1.4
Bab II Pembahasan.....................................................................................................2
 1.  dalur ulang limbah kertas.............................................................................2.1
 2. Mamfaat sampah kertas......................................................................................2.2
 3. Alat dan bahan pembuatan bingkai.....................................................................2.3
 4. Cara membuat bingkai.........................................................................................2.4
 5. pembahasan masalah.........................................................................................2.5
Bab III Penutup............................................................................................................3
 1 .Kesimpulan..........................................................................................................3.1
 2  .Saran..................................................................................................................3.2

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar belakang
Saat ini kertas sudah menjadi suatu kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari. Setiap hari pasti kita membutuhkan kertas untuk menulis, mencetak ataupun membungkus sesuatu. Dari aktivitas tersebut, tentu saja ada yang tidak terpakai yang akhirnya menjadi sampah. Sepertinya, sampah kertas ini memang terlihat tidak terlalu berat. Akan tetapi sampah ini seringkali kita temukan dirumah, perkantoran, percetakan, dan sekolah. Oleh karena itu, jelas terlihat bahwa yang namanya sampah pasti menimbulkan masalah yang dapat mangganggu kebersihan dan keindahan lingkungan karena berserakan dimana-mana.
Padahal, sesungguhnya sampah kertas tersebut masih dapat dimanfaatkan kembali dengan cara di daur ulang menjadi kertas layak pakai yang memiliki nilai seni. Bahkan, dari hasil pembuatan kertas daur ulang tersebut dapat dibuat sesuatu benda baru yang tentunya memiliki nilai seni, seperti : tempat foto, tempat pinsil, dan aneka kreasi lainnya yang dapat dibuat sesuai dengan kreativitas seseorang.
Usaha ini sangat menarik karena dapat menciptakan sesuatu benda baru yang bermanfaat tentunya dengan modal yang tidak terlalu besar karena bahan baku utamanya adalah sampah kertas. Selain itu, dengan usaha ini berarti kita telah membantu pemerintah untuk mengurangi volume sampah yang ada. Bahkan dengan pengolahan yang sederhana dan dikombinasikan dengan sampah alami dilingkungan sekitar kita maka aneka benda baru dapat bermanfaat dengan penampilan baru yang kaya akan nuansa alami. Atas ide tersebut, penulis berusaha membuat suatu bentuk baru diantaranya jam dari bahan daur ulang dengan pertimbangan souvenir seperti tempat foto dan tempat pinsil telah banyak dijumpai sehingga dengan souvenir jam dari bahan kertas daur ulang ini diharapkan dapat menjadi souvenir dari bahan kertas daur ulang yang sedikit berbeda dari biasanya.
Sampah merupakan hal kecil yang sering dilupakan , namun dapat menjadi masalah yang sangat besar apabila tidak ditangani secara serius. Dalam hal ini sampah plastik dan kertas merupakan masalah utama yang sering ditemui masyarakat, hal ini dikarenakan plastik dan kertas merupakan benda yang paling banyak digunakan manusia dan tentunya paling banyak dibuang dan menghasilkan sampah. Saat mendengar kata sampah mungkin hal yang ada di benak kita hanyalah benda kotor dan tidak berguna. Namun anggapan seperti itu tidak selalu benar, sampah juga dapat dimanfaatkan untuk menjadi barang yang bernilai jual dan menguntungkan. Salah satunya kertas daur ulang, kartas daur ulang merupakan produk dari bahan kertas bekas. Bahan untuk membuat kertas daur ulang dapat berupa sampah koran, kardus ,dan lain-lain.


1.2  Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan makalah ini yaitu agar:
1. Untuk mengetahui pengertian daur ulang sampah.
2. Untuk mengetahui Manfaat Sampah Kertas.
3. Untuk mengetahui cara- cara pembuatan produk daur ulang sampah kertas.
4. Untuk membuka kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.

1.3  Manfaat Penulisaan
1.Pembaca  dapat mengetahui cara pengelolaan sampah kertas yang benar.
2. Pembaca dapat mengetahui manfaat dari pengelolaan limbah kertas.
3.Pembaca dapat menambah wawasan pengetahuan tentang limbah kertas.
4. Pembaca dapat mengetahui dampak negatif yang ditimbulkan limbah kertas.

1.4 Rumusan Masalah
1. Bagaimana cara mendaur ulang sampah yang benar?
2. Bagaimana solusi untuk menyelesaikan masalah sampah pada saat ini?




BAB II
PEMBAHASAN

2.1 "Daur Ulang Limbah Kertas"

Sampah merupakan hal kecil yang sering dilupakan , namun dapat menjadi masalah yang sangat besar apabila tidak ditangani secara serius. Dalam hal ini sampah plastik dan kertas merupakan masalah utama yang sering ditemui masyarakat, hal ini dikarenakan plastik dan kertas merupakan benda yang paling banyak digunakan manusia dan tentunya paling banyak dibuang dan menghasilkan sampah. Saat mendengar kata sampah mungkin hal yang ada di benak kita hanyalah benda kotor dan tidak berguna. Namun anggapan seperti itu tidak selalu benar, sampah juga dapat dimanfaatkan untuk menjadi barang yang bernilai jual dan menguntungkan. Salah satunya kertas daur ulang, kartas daur ulang merupakan produk dari bahan kertas bekas. Bahan untuk membuat kertas daur ulang dapat berupa sampah koran, kardus ,dan lain-lain. Untuk membuat kertas daur ulang tidak membutuhkan proses yang rumit dan bahan yang mahal. Tahapan pertama kertas bekas yang sudah dikumpulkan, direndam dalam air untuk menghancurkan kertas. Kemudian, kertas yang sudah hancur kemudian dicampur dengan lem. Setelah melalui tahap pencampuran, adonan tersebut kemudian di cetak menggunakan cetakan khusus agar rapi dan tipis. Setelah di cetak kertas kemudian di jemur agar kering dan dapat dimanfaatkan, biasanya kertas daur ulang seperti ini dijual ke para pengrajin untuk selanjutnya di buat menjadi barang bernilai seni. Dengan demikian maka kita dapat menaggulangi masalah sampah yang ada di sekitar kita, dan dapat memperoleh keuntungan dari hasil pemanfaatan sampah.      
Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusikerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru. Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaansampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian dan pembuatan produk / material bekas pakai, dan komponen utama dalam manajemen sampah modern dan bagian ketiga adalam proses hierarki sampah 3R (ReuseReduce, and Recycle).
Material yang bisa didaur ulang terdiri dari sampah kacaplastikkertaslogamtekstil, dan barang elektronik. Meskipun mirip, proses pembuatan kompos yang umumnya menggunakan sampah biomassa yang bisa didegradasi oleh alam, tidak dikategorikan sebagai proses daur ulang. Daur ulang lebih difokuskan kepada sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam secara alami demi pengurangan kerusakan lahan. Secara garis besar, daur ulang adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemrosesan material baru untuk proses produksi.
Pada pemahaman yang terbatas, proses daur ulang harus menghasilkan barang yang mirip dengan barang aslinya dengan material yang sama, contohnya kertas bekas harus menjadi kertas dengan kualitas yang sama, atau busa polistirena bekas harus menjadi polistirena dengan kualitas yang sama. Seringkali, hal ini sulit dilakukan karena lebih mahal dibandingkan dengan proses pembuatan dengan bahan yang baru. Jadi, daur ulang adalah proses penggunaan kembali material menjadi produk yang berbeda. Bentuk lain dari daur ulang adalah ekstraksi material berharga dari sampah, seperti emas dari prosessor komputertimah hitam dari baterai, atau ekstraksi material yang berbahaya bagi lingkungan, seperti merkuri.
Daur ulang adalah sesuatu yang luar biasa yang bisa didapatkan dari sampah. Proses daur ulang alumunium dapat menghemat 95% energi dan mengurangi polusi udara sebanyak 95% jika dibandingkan dengan ekstraksi alumunium dari tambang hingga prosesnya di pabrik. Penghematan yang cukup besar pada energi juga didapat dengan mendaur ulang kertas, logam, kaca, dan plastik.

2.2 Manfaat Sampah Kertas
                Produk dari daur ulang sampah kertas adalah berupa kertas yang teksturnya cantik sehingga dikenal sebagai art paper. Oleh karena itu, umumnya produk kertas daur ulang tersebut digunakan untuk membuat kerajinan tangan seperti kartu ucapan, pelapis permukaan boks karton, tas, kap lampu, daur ulang sampah plastic ini sudah banyak di gunakan seluruh masyarakat tanpa mereka sadar bahwa bahan dari produk tersebut adalah dari sampah kertas.
Usaha ini sangat menarik karena dapat menciptakan sesuatu benda baru yang bermanfaat tentunya dengan modal yang tidak terlalu besar karena bahan baku utamanya adalah sampah kertas. Selain itu, dengan usaha ini berarti kita telah membantu pemerintah untuk mengurangi volume sampah yang ada. Bahkan dengan pengolahan yang sederhana dan dikombinasikan dengan sampah alami dilingkungan sekitar kita maka aneka benda baru dapat bermanfaat dengan penampilan baru yang kaya akan nuansa alami. Atas ide tersebut, penulis berusaha membuat suatu bentuk baru diantaranya jam dari bahan daur ulang dengan pertimbangan souvenir seperti tempat foto dan tempat pinsil telah banyak dijumpai sehingga dengan souvenir jam dari bahan kertas daur ulang ini diharapkan dapat menjadi souvenir dari bahan kertas daur ulang yang sedikit berbeda dari biasanya.


2.3  Alat dan Bahan Membuat Bingkai

Alat : - Blender                                                                 bahan : - kertas bekas
          - Ember                                                                                - lem kayu
          - Saringan                                                                             - pewarna
          -Kain
          - Cetakan Kayu

2.4  Cara Pembuatan Bingkai
1.      Gunting kecil-kecil kertas bekas kemudian rendam guntingan kertas tadi dalam ember selama 1 hari.
2.      Setelah direndam, kertas kemudian diblender sampai halus dengan perbandingan kertas dengan air 1 : 4
3.       Hasil blenderan ini kemudian diberi pewarna.
4.      Setelah diberi pewarna lalu di campur dengan lem kayu
5.        Lalu letakkan bubur kertas ke dalam ember.
6.        Campurkan adonan kertas tersebut dengan air 1 : 10 di dalam ember yang berlubang besar (muat dengan saringan).
7.      Siapkan cetakan yang sebelumnya telah dilapisi dengan kain, kemudian basahi papan dengan air.
8.       Masukan saringan ke dalam ember, saring bubur kertas hingga air agak hilang dan ratakan. Saat menyaring jangan terlalu tebal, setelah air menetes beberapa waktu lepaslah saringan tanpa kain dan letakkan didalam cetakan.
9.          Jemur kertas dibawah sinar matahari sampai kering sempurna.
2.5 Pembahasan Masalah
Jika sampah dikelola dan diolah dengan baik, akan menghasilkan manfaat positif bagi masyarakat. Lingkungan menjadi bersih, pencemaran dapat diminimalisir, dapat tercipta beberapa barang yang bermanfaat bagi manusia jika di daur ulang, Sampah bisa dimanfaatkan sebagai kompos untuk pupuk organik, selain itu juga bisa diolah menjadi energi bio arang, biomass dan energi untuk listrik. Lebih jauh sampah dapat dijadikan barang-barang aksesoris, barang fungsional dan sebagai bahan bangunan.
Pengelolaan yang baik salah satunya dengan cara daur ulang, daur ulang adalah penggunaan kembali material/barang yang sudah tidak terpakai untuk menjadi produk lain. Langkah-langkahnya adalah Pemisahan; pisahkan barang/material yang dapat didaur ulang dengan sampah yang harus dibuang ke penimbunan sampah. Pastikan barang/material tersebut kosong dan akan lebih baik jika dalam keadaan bersih. Penyimpanan; simpanlah barang/material kering yang sudah dipisahkan tadi dimasukkan ke dalam boks/kotak tertutup tergantung jenis barangnya, misalnya boks untuk kertas bekas, botol bekas, dll.
Pengiriman/penjualan; barang/material yang terkumpul dijual ke pabrik, yang membutuhkan material tersebut sebagai bahan baku atau dijual ke pemulung. (Pustekkom. 2005 ” Mengolah Sampah”(online)).
Pengelolaan sampah yang baik harus memenuhi 3-R reduce (mengurangi penggunaan barang yang menghasilkan sampah), reuse (menggunakan kembali barang yang biasa dibuang), dan recycle (mendaur ulang). Kunci sukses pengelolaan sampah meliputi: 1). Kredibilitas para pengambil kebijakan; 2). Mekanisme implementasi yang efisien termasuk insentif terhadap pasar; 3). Perhatian yang signifikan terhadap pasar daur ulang; 4). Keterlibatan masyarakat; 5). Komitmen yang berkelanjutan terhadap kualitas yang tinggi terhadap semua operasi fasilitas pengelolaan sampah; 6). Evaluasi yang efektif terhadap strategi atau opsi yang dipilih. Yang tak kalah pentingnya, pengelolaansampah memerlukan payung hukum yang jelas. Kalau tidak, pengelolaan sampahakan tetap buruk. Dan ini bisa menjadi petaka yang menyeramkan. (Bagong Suyoto dalam Prof. George Tchohanoglous, Prof. Frank Kreith, dan Marcia E. William. 2005. “ Menghindari Malapetaka Sampah ” ).
Solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut, diperlukan peran serta dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan terhadap lingkungan sekitar, selain itu diperlukan juga partisipasi dan dukungan pemerintah untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dengan menitikberatkan terhadap masalah sampah yang telah menjadi permasalahan utama.
  







BAB III
PENUTUP

3.1 Simpulan
            Sampah merupakan hal kecil yang sering dilupakan , namun dapat menjadi masalah yang sangat besar apabila tidak ditangani secara serius. Dalam hal ini sampah plastik dan kertas merupakan masalah utama yang sering ditemui masyarakat, hal ini dikarenakan plastik dan kertas merupakan benda yang paling banyak digunakan manusia dan tentunya paling banyak dibuang dan menghasilkan sampah. Saat mendengar kata sampah mungkin hal yang ada di benak kita hanyalah benda kotor dan tidak berguna. Namun anggapan seperti itu tidak selalu benar, sampah juga dapat dimanfaatkan untuk menjadi barang yang bernilai jual dan menguntungkan. Salah satunya kertas daur ulang, kartas daur ulang merupakan produk dari bahan kertas bekas. Bahan untuk membuat kertas daur ulang dapat berupa sampah koran, kardus ,dan lain-lain. Untuk membuat kertas daur ulang tidak membutuhkan proses yang rumit dan bahan yang mahal.
3.2 saran
            Dengan adanya makalah ini di harapkan agar kita dapat lebih mengetahui manfaat dari sampah kertas, sehingga kita dapat mengembangkan potensi atau bakat dalam mengolah daur ulang sampah plastic.