"Daur Ulang Limbah Kertas"

Oleh :hagi
langga firdaus
Kelas :
xi-ipa-2
Alamat:
lingk pakupatan RT:03 RW:04
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah saya panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT. Yang telah
memberikan Rahmat Inayah serta Magfirah kepada kami sehingga kami dapat
menyelesaikan pembukuan ini sebagai hasil laporan kegiatan daur ulang kertas
koran menjadi karton.
Adapun penulisan laporan ini bertujuan untuk membuktikan bahwa Dalam kehidupan
kita tak terlepas dengan kertas terutama koran. Banyak sekali kertas dibuang
sia - sia, tanpa dikelolah dengan baik. Misalnya koran jenis kertas yang mudah
hancur dengan air. Di lingkungan kita koran merupakan alat informasi utama yang
habis dipakai dibuang. Kalau diamati bisa di daur ulang menjadi kerajinan
tangan & bermacam - macam bentuk.
Dalam penulisan laporan ini, berbagai hambatan telah
penulis alami. Oleh karena itu, terselesaikannya laporan ini tentu saja bukan
karena kemampuan penulis semata - mata. Namun karena adanya dukungan dan
bantuan dari pihak - pihak yang terkait.
Sehubungan dengan hal tersebut, perlu kiranya penulis
dengan ketulusan hati mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang tidak
dapat penulis sebutkan satu persatu, yang telah membantu menyelesaikan laporan
ini.
Dalam penyusunan laporan ini, penulis menyadari
pengetahuan dan pengalaman penulis masih sangat terbatas. Oleh karena itu,
penulis sangat mengharapkan adanya kritik dan saran dari berbagai pihak agar
laporan ini lebih baik dan bermanfaat.
Daftar isi
Halaman
Judul..............................................................................................................i
Kata Pengantar............................................................................................................ii
Daftar Isi......................................................................................................................iii
Bab I Pendahuluan......................................................................................................1
1. Latar Belakang Masalah.....................................................................................1.1
Kata Pengantar............................................................................................................ii
Daftar Isi......................................................................................................................iii
Bab I Pendahuluan......................................................................................................1
1. Latar Belakang Masalah.....................................................................................1.1
2. tujuan
penulisan..................................................................................................1.2
3. Mamfaat penulisan.............................................................................................1.3
4. Rumusan masalah..............................................................................................1.4
Bab II Pembahasan.....................................................................................................2
3. Mamfaat penulisan.............................................................................................1.3
4. Rumusan masalah..............................................................................................1.4
Bab II Pembahasan.....................................................................................................2
1.
dalur ulang limbah kertas.............................................................................2.1
2. Mamfaat sampah kertas......................................................................................2.2
3. Alat dan bahan pembuatan bingkai.....................................................................2.3
4. Cara membuat bingkai.........................................................................................2.4
2. Mamfaat sampah kertas......................................................................................2.2
3. Alat dan bahan pembuatan bingkai.....................................................................2.3
4. Cara membuat bingkai.........................................................................................2.4
5. pembahasan
masalah.........................................................................................2.5
Bab III Penutup............................................................................................................3
1 .Kesimpulan..........................................................................................................3.1
2 .Saran..................................................................................................................3.2
Bab III Penutup............................................................................................................3
1 .Kesimpulan..........................................................................................................3.1
2 .Saran..................................................................................................................3.2
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
belakang
Saat ini kertas sudah menjadi suatu
kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari. Setiap hari pasti kita
membutuhkan kertas untuk menulis, mencetak ataupun membungkus sesuatu. Dari
aktivitas tersebut, tentu saja ada yang tidak terpakai yang akhirnya menjadi
sampah. Sepertinya, sampah kertas ini memang terlihat tidak terlalu berat. Akan
tetapi sampah ini seringkali kita temukan dirumah, perkantoran, percetakan, dan
sekolah. Oleh karena itu, jelas terlihat bahwa yang namanya sampah pasti
menimbulkan masalah yang dapat mangganggu kebersihan dan keindahan lingkungan
karena berserakan dimana-mana.
Padahal, sesungguhnya sampah kertas
tersebut masih dapat dimanfaatkan kembali dengan cara di daur ulang menjadi
kertas layak pakai yang memiliki nilai seni. Bahkan, dari hasil pembuatan
kertas daur ulang tersebut dapat dibuat sesuatu benda baru yang tentunya
memiliki nilai seni, seperti : tempat foto, tempat pinsil, dan aneka kreasi
lainnya yang dapat dibuat sesuai dengan kreativitas seseorang.
Usaha ini sangat menarik karena
dapat menciptakan sesuatu benda baru yang bermanfaat tentunya dengan modal yang
tidak terlalu besar karena bahan baku utamanya adalah sampah kertas. Selain
itu, dengan usaha ini berarti kita telah membantu pemerintah untuk mengurangi
volume sampah yang ada. Bahkan dengan pengolahan yang sederhana dan
dikombinasikan dengan sampah alami dilingkungan sekitar kita maka aneka benda
baru dapat bermanfaat dengan penampilan baru yang kaya akan nuansa alami. Atas
ide tersebut, penulis berusaha membuat suatu bentuk baru diantaranya jam dari
bahan daur ulang dengan pertimbangan souvenir seperti tempat foto dan tempat
pinsil telah banyak dijumpai sehingga dengan souvenir jam dari bahan kertas
daur ulang ini diharapkan dapat menjadi souvenir dari bahan kertas daur ulang
yang sedikit berbeda dari biasanya.
Sampah merupakan hal kecil yang
sering dilupakan , namun dapat menjadi masalah yang sangat besar apabila tidak
ditangani secara serius. Dalam hal ini sampah plastik dan kertas merupakan
masalah utama yang sering ditemui masyarakat, hal ini dikarenakan plastik dan
kertas merupakan benda yang paling banyak digunakan manusia dan tentunya paling
banyak dibuang dan menghasilkan sampah. Saat mendengar kata sampah mungkin hal
yang ada di benak kita hanyalah benda kotor dan tidak berguna. Namun anggapan
seperti itu tidak selalu benar, sampah juga dapat dimanfaatkan untuk menjadi
barang yang bernilai jual dan menguntungkan. Salah satunya kertas daur ulang,
kartas daur ulang merupakan produk dari bahan kertas bekas. Bahan untuk membuat
kertas daur ulang dapat berupa sampah koran, kardus ,dan lain-lain.
1.2 Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan makalah ini
yaitu agar:
1. Untuk mengetahui pengertian daur ulang sampah.
2. Untuk
mengetahui Manfaat Sampah Kertas.
3. Untuk
mengetahui cara- cara pembuatan produk daur ulang sampah kertas.
4. Untuk
membuka kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.
1.3 Manfaat
Penulisaan
1.Pembaca dapat mengetahui cara pengelolaan sampah
kertas yang benar.
2. Pembaca
dapat mengetahui manfaat dari pengelolaan limbah kertas.
3.Pembaca
dapat menambah wawasan pengetahuan tentang limbah kertas.
4. Pembaca
dapat mengetahui dampak negatif yang ditimbulkan limbah kertas.
1.4 Rumusan Masalah
1. Bagaimana
cara mendaur ulang sampah yang benar?
2. Bagaimana
solusi untuk menyelesaikan masalah sampah pada saat ini?
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 "Daur Ulang Limbah Kertas"
Sampah merupakan hal kecil yang
sering dilupakan , namun dapat menjadi masalah yang sangat besar apabila tidak
ditangani secara serius. Dalam hal ini sampah plastik dan kertas merupakan
masalah utama yang sering ditemui masyarakat, hal ini dikarenakan plastik dan
kertas merupakan benda yang paling banyak digunakan manusia dan tentunya paling
banyak dibuang dan menghasilkan sampah. Saat mendengar kata sampah mungkin hal
yang ada di benak kita hanyalah benda kotor dan tidak berguna. Namun anggapan
seperti itu tidak selalu benar, sampah juga dapat dimanfaatkan untuk menjadi
barang yang bernilai jual dan menguntungkan. Salah satunya kertas daur ulang,
kartas daur ulang merupakan produk dari bahan kertas bekas. Bahan untuk membuat
kertas daur ulang dapat berupa sampah koran, kardus ,dan lain-lain. Untuk
membuat kertas daur ulang tidak membutuhkan proses yang rumit dan bahan yang
mahal. Tahapan pertama kertas bekas yang sudah dikumpulkan, direndam dalam air
untuk menghancurkan kertas. Kemudian, kertas yang sudah hancur kemudian
dicampur dengan lem. Setelah melalui tahap pencampuran, adonan tersebut
kemudian di cetak menggunakan cetakan khusus agar rapi dan tipis. Setelah di
cetak kertas kemudian di jemur agar kering dan dapat dimanfaatkan, biasanya
kertas daur ulang seperti ini dijual ke para pengrajin untuk selanjutnya di
buat menjadi barang bernilai seni. Dengan demikian maka kita dapat menaggulangi
masalah sampah yang ada di sekitar kita, dan dapat memperoleh keuntungan dari
hasil pemanfaatan sampah.
Daur ulang adalah
proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan
mencegah adanya sampah yang
sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku
yang baru, mengurangi penggunaan energi,
mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika
dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru. Daur ulang adalah salah satu
strategi pengelolaansampah padat
yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian
dan pembuatan produk / material bekas pakai, dan komponen utama dalam manajemen
sampah modern dan bagian ketiga adalam proses hierarki sampah 3R (Reuse, Reduce,
and Recycle).
Material yang bisa didaur ulang
terdiri dari sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil,
dan barang elektronik. Meskipun mirip, proses
pembuatan kompos yang
umumnya menggunakan sampah biomassa yang bisa didegradasi oleh alam, tidak
dikategorikan sebagai proses daur ulang. Daur ulang lebih difokuskan kepada
sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam secara alami demi pengurangan
kerusakan lahan. Secara garis besar, daur ulang adalah proses pengumpulan
sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemrosesan material baru untuk proses produksi.
Pada pemahaman yang terbatas, proses
daur ulang harus menghasilkan barang yang mirip dengan barang aslinya dengan
material yang sama, contohnya kertas bekas harus menjadi kertas dengan
kualitas yang sama, atau busa polistirena bekas
harus menjadi polistirena dengan kualitas yang sama. Seringkali, hal
ini sulit dilakukan karena lebih mahal dibandingkan dengan proses pembuatan
dengan bahan yang baru. Jadi, daur ulang adalah proses penggunaan kembali
material menjadi produk yang berbeda. Bentuk lain dari daur ulang adalah
ekstraksi material berharga dari sampah, seperti emas dari
prosessor komputer, timah hitam dari baterai,
atau ekstraksi material yang berbahaya bagi lingkungan,
seperti merkuri.
Daur ulang adalah sesuatu yang luar
biasa yang bisa didapatkan dari sampah. Proses daur ulang alumunium dapat
menghemat 95% energi dan
mengurangi polusi udara sebanyak 95% jika dibandingkan dengan
ekstraksi alumunium dari tambang hingga prosesnya di pabrik. Penghematan yang
cukup besar pada energi juga didapat dengan mendaur ulang kertas, logam, kaca,
dan plastik.
2.2 Manfaat
Sampah Kertas
Produk
dari daur ulang sampah kertas adalah berupa kertas yang teksturnya cantik sehingga
dikenal sebagai art paper. Oleh karena itu, umumnya produk kertas
daur ulang tersebut digunakan untuk membuat kerajinan tangan seperti kartu
ucapan, pelapis permukaan boks karton, tas, kap lampu, daur ulang sampah
plastic ini sudah banyak di gunakan seluruh masyarakat tanpa mereka sadar bahwa
bahan dari produk tersebut adalah dari sampah kertas.
Usaha ini sangat menarik karena
dapat menciptakan sesuatu benda baru yang bermanfaat tentunya dengan modal yang
tidak terlalu besar karena bahan baku utamanya adalah sampah kertas. Selain
itu, dengan usaha ini berarti kita telah membantu pemerintah untuk mengurangi
volume sampah yang ada. Bahkan dengan pengolahan yang sederhana dan
dikombinasikan dengan sampah alami dilingkungan sekitar kita maka aneka benda
baru dapat bermanfaat dengan penampilan baru yang kaya akan nuansa alami. Atas
ide tersebut, penulis berusaha membuat suatu bentuk baru diantaranya jam dari
bahan daur ulang dengan pertimbangan souvenir seperti tempat foto dan tempat
pinsil telah banyak dijumpai sehingga dengan souvenir jam dari bahan kertas
daur ulang ini diharapkan dapat menjadi souvenir dari bahan kertas daur ulang
yang sedikit berbeda dari biasanya.
2.3 Alat dan
Bahan Membuat Bingkai
Alat : -
Blender
bahan : - kertas bekas
- Ember
- lem kayu
- Saringan
- pewarna
-Kain
-
Cetakan Kayu
2.4 Cara
Pembuatan Bingkai
1. Gunting kecil-kecil kertas bekas
kemudian rendam guntingan kertas tadi dalam ember selama 1 hari.
2. Setelah direndam, kertas kemudian
diblender sampai halus dengan perbandingan kertas dengan air 1 : 4
3. Hasil blenderan ini kemudian
diberi pewarna.
4. Setelah diberi pewarna lalu di
campur dengan lem kayu
5. Lalu letakkan bubur
kertas ke dalam ember.
6. Campurkan adonan kertas
tersebut dengan air 1 : 10 di dalam ember yang berlubang besar (muat dengan
saringan).
7. Siapkan cetakan yang sebelumnya
telah dilapisi dengan kain, kemudian basahi papan dengan air.
8. Masukan saringan ke dalam
ember, saring bubur kertas hingga air agak hilang dan ratakan. Saat menyaring
jangan terlalu tebal, setelah air menetes beberapa waktu lepaslah saringan
tanpa kain dan letakkan didalam cetakan.
9.
Jemur
kertas dibawah sinar matahari sampai kering sempurna.
2.5 Pembahasan Masalah
Jika sampah dikelola dan diolah dengan baik, akan
menghasilkan manfaat positif bagi masyarakat. Lingkungan menjadi bersih,
pencemaran dapat diminimalisir, dapat tercipta beberapa barang yang bermanfaat
bagi manusia jika di daur ulang, Sampah bisa dimanfaatkan sebagai kompos untuk
pupuk organik, selain itu juga bisa diolah menjadi energi bio arang, biomass
dan energi untuk listrik. Lebih jauh sampah dapat dijadikan barang-barang
aksesoris, barang fungsional dan sebagai bahan bangunan.
Pengelolaan yang baik salah satunya dengan cara daur
ulang, daur ulang adalah penggunaan kembali material/barang yang sudah tidak
terpakai untuk menjadi produk lain. Langkah-langkahnya adalah Pemisahan;
pisahkan barang/material yang dapat didaur ulang dengan sampah yang harus
dibuang ke penimbunan sampah. Pastikan barang/material tersebut kosong dan akan
lebih baik jika dalam keadaan bersih. Penyimpanan; simpanlah barang/material
kering yang sudah dipisahkan tadi dimasukkan ke dalam boks/kotak tertutup
tergantung jenis barangnya, misalnya boks untuk kertas bekas, botol bekas, dll.
Pengiriman/penjualan; barang/material yang terkumpul
dijual ke pabrik, yang membutuhkan material tersebut sebagai bahan baku atau
dijual ke pemulung. (Pustekkom. 2005 ” Mengolah Sampah”(online)).
Pengelolaan sampah yang baik harus memenuhi 3-R reduce
(mengurangi penggunaan barang yang menghasilkan sampah), reuse (menggunakan
kembali barang yang biasa dibuang), dan recycle (mendaur ulang). Kunci sukses
pengelolaan sampah meliputi: 1). Kredibilitas para pengambil kebijakan; 2).
Mekanisme implementasi yang efisien termasuk insentif terhadap pasar; 3).
Perhatian yang signifikan terhadap pasar daur ulang; 4). Keterlibatan
masyarakat; 5). Komitmen yang berkelanjutan terhadap kualitas yang tinggi
terhadap semua operasi fasilitas pengelolaan sampah; 6). Evaluasi yang efektif
terhadap strategi atau opsi yang dipilih. Yang tak kalah pentingnya,
pengelolaansampah memerlukan payung hukum yang jelas. Kalau tidak, pengelolaan
sampahakan tetap buruk. Dan ini bisa menjadi petaka yang menyeramkan. (Bagong
Suyoto dalam Prof. George Tchohanoglous, Prof. Frank Kreith, dan Marcia E.
William. 2005. “ Menghindari Malapetaka Sampah ” ).
Solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut,
diperlukan peran serta dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan
terhadap lingkungan sekitar, selain itu diperlukan juga partisipasi dan
dukungan pemerintah untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dengan
menitikberatkan terhadap masalah sampah yang telah menjadi permasalahan utama.
BAB III
PENUTUP
3.1 Simpulan
Sampah
merupakan hal kecil yang sering dilupakan , namun dapat menjadi masalah yang
sangat besar apabila tidak ditangani secara serius. Dalam hal ini sampah
plastik dan kertas merupakan masalah utama yang sering ditemui masyarakat, hal
ini dikarenakan plastik dan kertas merupakan benda yang paling banyak digunakan
manusia dan tentunya paling banyak dibuang dan menghasilkan sampah. Saat
mendengar kata sampah mungkin hal yang ada di benak kita hanyalah benda kotor
dan tidak berguna. Namun anggapan seperti itu tidak selalu benar, sampah juga
dapat dimanfaatkan untuk menjadi barang yang bernilai jual dan menguntungkan.
Salah satunya kertas daur ulang, kartas daur ulang merupakan produk dari bahan
kertas bekas. Bahan untuk membuat kertas daur ulang dapat berupa sampah koran,
kardus ,dan lain-lain. Untuk membuat kertas daur ulang tidak membutuhkan proses
yang rumit dan bahan yang mahal.
3.2 saran
Dengan
adanya makalah ini di harapkan agar kita dapat lebih mengetahui manfaat dari
sampah kertas, sehingga kita dapat mengembangkan potensi atau bakat dalam
mengolah daur ulang sampah plastic.